Senin, 10 September 2012

Laporan Percobaan Enzim Katalase pada Hati Ayam


Enzim Katalase
BIOLOGI KELOMPOK 5

Description: G:\SMA NEPAL.JPG 

Disusun Oleh :
Ø  Aisyah Agni
Ø  Dewi Kania
Ø  Muhammad Rahmat P.
Ø  Nurlela
Ø  Subhan Manthofani

SMAN I PALIMANAN
Jl. KH. Agus Salim 128 Palimanan Telp. (0231) 341023 Cirebon 45161
Website : sman1palimanan.net


Enzim Katalase
A. Tujuan
Mempelajari kerja enzim dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kerja enzim katalase
B. Alat dan Bahan
1.      Rak tabung reaksi
2.      Tabung reaksi 5 buah
3.      Pipet tetes
4.      Gelas kimia
5.      Pembakar spiritus
6.      Pisau/silet
7.      Korek api
8.      Lidi
9.      Hati ayam
10.  H2O2
11.  Air suling
12.  NaOH
13.  HCl


C. Langkah Kerja
1.      Buatlah potongan hati ayam segar dengan ukuran masing-masing ±(0,5 cm×0,5 cm×0,5cm)
2.      Siapkan tabung reaksi sebanyak 5 buah, lalu berilah label A,B,C,D dan E, sedangkan yang satu untuk tempat H2O
3.      Isilah masing-masing tabung A,B,C, dan D dengan satu potongan hati ayam
4.      a. Masukan  10 tetes  H2O2 ke dalam tabung A
      b. Masukan juga lidi membara ke dalam tabung A tadi lalu amati yang terjadi!
5    a. Masukan 10 tetes HCL ke dalam tabung B lalu diamkan
  b.  Kemudian masukan 10 tetes H2O2! lalu masukan juga lidi membara ke dalam tabung!              Amati yang terjadi
6.   a. Masukan 10 tetes NaOH ke dalam tabung C lalu diamkan
b. Kemudian masukan 10 tetes H2O2! ! lalu masukan juga lidi membara ke dalam tabung! Amati yang terjadi
7.   a.  Hati yang sudah di masukan ke dalam tabung dipanaskan hingga suhu 500C
      b.  Kemudian masukan 10 tetes H2O2! ! lalu masukan juga lidi membara ke dalam tabung! Amati yang terjadi
8.   a. Hati yang sudah di masukan ke dalam tabung didinginkan sampai 70C
      b. Kemudian masukan 10 tetes H2O2! ! lalu masukan juga lidi membara ke dalam tabung! Amati yang terjadi


D. Hasil
1.      Di tabung A satu hati ayam dicampur 10 tetes H2O2  gelembungnya hingga melebihi mulut tabung(+3) lalu setelah dimasukan bara api yang membara hasilnya api nyala terang
2.      Di tabung B satu hati ayam dicampur 10 tetes HCl dan dicampurkan 10 tetes H2O2  gelembungnya kurang di mulut tabung(+1) lalu setelah dimasukan bara api yang membara hasilnya api mati
3.      Di tabung C satu hati ayam dicampur 10 tetes NaOH dan di campurkan 10 tetes H2O2 gelembungnya kurang di mulut tabung(+1) lalu setelah dimasukan bara api yang membara hasilnya api nyala redup
4.      Di tabung D satu hati ayam dipanaskan hingga suhu 500C lalu di campurkan 10 tetes H2O2 gelembungnya kurang di mulut tabung(+1) lalu setelah dimasukan bara api yang  membara hasilnya api mati
5.      Di tabung E satu hati ayam didinginkan hingga suhu 70C lalu dicampur 10 tetes H2O2  gelembungnya hingga melebihi mulut tabung(+3) lalu setelah dimasukan bara api yang membara hasilnya api nyala biasa.


Data Yang Diperoleh :
Tabung
Larutan
Ekstrak Hati Ayam
Suhu
Gelembung
Nyala Api
A
H2O2
+3
Nyala Terang
optimal
B
HCl
+1
Mati
optimal
C
NaOH
+1
Redup
optimal
D
Dipanaskan
+1
Mati
50˚C
E
Didinginkan
+3
Tetap
7˚C
Keterangan :
+3 = gelembung yang dihasilkan hingga keluar mulut tabung
+2 = gelembung yang dihasilkan sama dengan mulut tabung
+1 = gelembung yang dihasilkan kurang dari mulut tabung




E. Pembahasan
Banyak atau tidaknya gelembung untuk membuktikan adanya kadar air (H2O) yang dapat terpecah oleh enzim katalase. Nyala api juga untuk membuktikan kerja enzim katalase apakah mampu mengurai H2O2 menjadi oksigen atau tidak. Pada tabung A dimasukkan hati ayam yang ditambahkan H2O2 dan dengan suhu optimal menghasilkan gelembung yang banyak hingga melewati batas tabung reaksi, ini berarti enzim katalase bekerja pada suasana pH yang netral  dan suhu optimal.
Pada tabung B dan C, hati ayam ditambahkan HCl (pada tabung C) dan NaOH (pada tabung C) dengan suhu yang optimal dan hasilnya gelembung tidak mencapai batas tabung dan nyalanya tetap (tabung B) mati (tabung C). Hal ini berarti terganntung pada konsentrasi asam atua basanya  itu sendiri, karena enzim katalase tidak akan bekerja pada suasana yang terlalu asam dan terlalu basa.
Pada tabung D hati ayam dipanaskan hingga mencapai suhu 50˚C tanpa penambahan zat yang lainnya dan yang terjadi adalah gelembung tidak mencapai batas tabung reaksi dan nyalanya mati. Enzim katalase akan rusak pada suhu yang tinggi, namun pada percobaan ini enzim masih ada yang aktif walaupun sedikit terbukti dengan adanya gelembung, mungkin suhunya masih kurang tinggi untuk dapat mematikan enzim katalase ini.
Pada tabung E hati ayam didinginkan hingga mencapai suhu 7˚C tanpa tambahan zat lainnya dan yang terjadi adalah gelembung tidak mencapai batas tabung reaksi dan nyalanya tetap. Semua enzim akan non-aktif pada suhu yang rendah, dan dalam percobaan ini didapatkan masih ada enzim katalase yang aktif terbukti dengan terdapatnya gelembung, dan nyala bara yang tetap.
F. Kesimpulan
                        Enzim katalase akan bekerja merubah H2O2 mejadi oksigen dan air. Kerja enzim ini dapat dipengaruhi suhu, dan suasana. Enzim katalase dapat bekerja pada suasana netral dan dengan suhu optimal. Enzim katalase tidak dapat bekerja pada suasana yang tterlalu asam dan terlalu basa. Sifat enzim itu rusak bila dalam suhu tinggi, dan enzim akan non-aktif dalam suhu yang rendah.

0 komentar:

Poskan Komentar